HEADLINE
 
Pengusutan Kasus Korupsi Berjamaah Rp 220 M
Jumat, 30 Juli 2010 | 09:44
Diperiksa Polda, Wabup Mendadak Sakit
Sempat Molor Enam Jam
Banda Aceh-Saat menjalani pemeriksaan dugaan kasus korupsi berjamaah Rp 220 miliar dengan Dir Reskrim Mapolda Aceh, Kamis (29/7), Wakil Bupati Aceh...
>> index
Banda Aceh
 
>> index
Lhokseumawe
 
>> index
Nanggroe
 
>> index
Nasional
 
>> index
Opini
 
>> index
Tahukah Anda?
 
>> index
Rubrik Jumat
 
>> index
Topik Terhangat di Forum
 

Punya ide atau pemikiran baru tapi tak tersalurkan? atau punya masalah? Daripada Ngomong gak tentu arah, lebih baik omongin di sini:
Forum Rakyat Aceh
Bicara Apa Saja!


 
"Orang mukmin itu pemimpin atas dirinya. Sesungguhnya ringanlah hisab atas suatu kaum yang menghisab dirinya di dunia.Dan sesungguhnya sukarlah hisab pada hari kiamat atas suatu kaum yang mengambil persoalan ini tanpa hisab" (Hasan Al Bashri)   Insya Allah jikalau hidup kita penuh manfaat dengan tulus ikhlas, maka kebahagiaan dalam bergaul dengan siapapun akan terasa nikmat, karena tidak mengharapkan sesuatu dari orang lain melainkan kenikmatan kita adalah melakukan sesuatu untuk orang lain (AA Gym)     
 ARSIP  REDAKSI   PROFIL  BUKU TAMU  KONTAK  HOME  ePAPER 
Rakyat Aceh Online : Berita Utama - Awas, Emas Palsu Beredar
  Kadar Dikurangi Meski Beratnya Sama
Kamis, 5 November 2009 | 11:19
Awas, Emas Palsu Beredar
Membeli di Toko Emas Juga Tak Menjamin

Bireuen-Yakinkah anda dengan kemurnian perhiasan yang dimiliki sekarang. Kalau sempat coba-coba cek dahulu, siapa tahu emas tersebut telah dikurangi kandungan kadarnya. Karena meski membeli di toko sekalipun tidaklah menjamin keaslian 100 persen.

Betapa tidak, sindikat bandit sudah menebar modus baru dengan memalsukan kadar emas dengan beratnya sama. Para pemilik toko perhiasan di Bireuen pun kini sudah was-was. Jangan-jangan mereka sudah tertipu oleh kawanan penjahat tersebut. Bahkan mereka beraksi dengan cara memproduksi beraneka macam perhiasan yang menarik.

Menurut keterangan diperoleh Metro Aceh dari sejumlah pedagang emas ditemui Rabu (4/11) kemarin mengungkapkan, diduga komplotan penjual emas palsu itu punya jaringan rapi, bukan saja pembuat tapi juga ada penjualnya ke sejumlah toko emas. Memang saat ditimbang kadar emasnya benar namun waktu diperiksa baru diketahui kadar (persen) kurang.

“Mereka menjualnya sesuai harga pasaran, pemilik toko emas hanya menimbang saja beratnya memang cukup. Tetapi ketika dilakukan pengecekan baru terdeteksi kalau kadar emas itu kurang, malahan ada cuma disepuh aja,” jelas seorang pedagang seraya minta identitasnya tidak dipublikasikan.

Pedagang menduga, kemungkinan besar tidak sedikit pemilik toko emas tertipu oleh komplotan peracik emas palsu disebut-sebut dipimpin seorang warga keturunan India itu. Ditambahkannya belum bisa dipastikan perhiasan palsu itu diproduksi di Bireuen atau sengaja didatangkan dari luar daerah, ujarnya.
Masih menurut pedagang saat ditemui wartawan koran ini saat melakukan penelusuran usai menerima informasi, menyebutkan ada seorang warga diduga anggota komplotan perdagangan emas palsu sudah diamankan petugas kepolisian Bireuen.

"Karena tidak tahu kadar emasnya kurang meski beratnya cukup, lalu usai dibeli dari si pelaku, pedagang lantas menjual kembali kepada konsumen,” terang sumber.
Masih menurut dia, pemalsuan baru diketahui setelah konsumen dari toko emas yang menjual perhiasan menjual barangnya ke toko lain. Saat dilakukan pemeriksaan logam mulia, ternyata perhiasan itu tidak cukup kadar dan malahan sama sekali emas palsu, beber pedagang toko emas di seputaran jalan Andalas, Kota Bireuen.

Sementara itu pedagang di Toko Emas “SM” di Jalan Andalas yang dilaporkan paling banyak menderita kerugian. Ia tertipu setelah membeli perhiasan palsu dari pelaku, belum mau memberikan keterangan apapun saat dikonfirmasi Metro Aceh, Rabu (4/11) kemarin.

“Kasus sedang dalam penyelidikan polisi, kami masih menunggu petugas kembali bersama orang itu (pelaku tertangkap-red). Karenanya belum bisa memberikan keterangan apapun,” sebutnya lagi. Bahkan ia menyarankan agar Metro Aceh menunggu petugas kepolisian agar semuanya jelas.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Rabu (4/11) kemarin mengatakan, ada seorang warga disebut-sebut warga Kecamatan Jangka berinisial UA (32). Ia diduga terlibat kasus penipuan emas palsu telah diamankan petugas kepolisian Bireuen, kemarin.
Beberapa pejabat kepolisian Bireuen ketika di konfirmasi Metro Aceh via seluler mengatakan belum menerima informasi.(Rah)

 
Cetak Berita Ini Berikan Tanggapan Kirim ke teman
  Baca Juga:
  Pembangunan di Bidang Ekonomi
MDF Suntikkan Dana Hibah Rp 450 M
  Aktivitas PNS Pemkab Acut Tetap Berjalan
  Soal Sumur Bor Keluarkan Api
Dinas Pengairan dan ESDM Dinilai Teledor
  Keputusan Badan Hisab dan Rukyah Aceh
1 Ramadhan 11 Agustus
  Penelitian Sementara Limbah Exxon
Bapedalda Nyatakan Mercury

JENAYAH
  Pengadilan Teroris Mengada-ada
Tim Pengacara Muslim (TPM) mengkritik ide soal pembentukan pengadilan terorisme. TPM...
 
>> index
BERITA FOTO

Diperiksa
HOTLINE  

061-7883059

SELEBRITA
  Diancam Ahmad Dhany
Sifat moody Dewi Persik berakibat buruk bagi karirnya. Bos Manajemen Republik Cinta, Ahmad Dhani, mengancam akan memvakumkan si goyang gergaji ini....
 
 Sebelumnya
 
  Puas Jadi Pelacur
  Tak Berani Pakai Jilbab
  Kemudahan Jadi Mualaf
 
OLAHRAGA ACEH
  Kontingen Lhokseumawe Empat Besar
LHOKSEUMAWE-Hasil akhir perolehan medali di kejuaraan Porprov XI di Kabupaten Bireun,...
 
>> index
IKLAN

Situs Berita Harian Sumut Pos




Pemanfaatan naskah sebahagian/seluruhnya dari website ini, mohon mencantumkan kode url http://rakyataceh.com
Redaksi: Jl. Panglima Nyak Makam No.39
Banda Aceh Telp. 0651-7422484

IP Anda: 38.107.191.88
| Lokasi: US-UNITED STATES- | Online: 8 User
Copyright © 2005 by