HEADLINE
 

Qanun Hukum Jinayat Berlaku Bagi Semua Orang di Aceh
BANDA ACEH - Penerapan Qanun Aceh Nomor 7 Tahun 2013 tentang Hukum Acara Jinayat, yaitu sanksi hukum bagi para pelaku pelanggaran...

++Selengkapnya
>> index
CAKRADONYA
 

Sambut HUT ke- 809, Pemko Berikan Banda Aceh Madani Award
BANDA ACEH – Pada 22 April 2014 mendatang, Banda Aceh genap berusia 809 tahun. Usia yang tergolong cukup tua untuk...

++Selengkapnya
>> index
MALIKUSSALEH
 

Lanal Didesak Basmi Pukat Harimau
LHOKSEUMAWE- Aparat Lanal Lhokseumawe yang selama ini berhasil menangkap kapal asing yang masuk ke perairan Aceh juga didesak menangani maraknya pemakaian...

++Selengkapnya
>> index
NAGGROE
 

Pengiriman Nilai Ujian Sekolah Lebih Awal Dibantah
TAPAKTUAN-Sejak sepekan terakhir suasana heboh menyelimuti dunia pendidikan Aceh Selatan. Kalangan masyarakat menuding pihak dinas mengirim nilai Ujian Sekolah (US)...

++Selengkapnya
>> index
NASIONAL
 

Polri Biayai Makan 54 ABK Thailand
Meulaboh - Kepolisian Resort (Polres) Aceh Barat lakukan patungan uang untuk menutupi pembiayaan komsumsi bagi 54 Anak Buah Kapal (ABK) Thailand...

++Selengkapnya
>> index
DO YOU KNOW?
 
>> index
"Orang mukmin itu pemimpin atas dirinya. Sesungguhnya ringanlah hisab atas suatu kaum yang menghisab dirinya di dunia.Dan sesungguhnya sukarlah hisab pada hari kiamat atas suatu kaum yang mengambil persoalan ini tanpa hisab" (Hasan Al Bashri)   Insya Allah jikalau hidup kita penuh manfaat dengan tulus ikhlas, maka kebahagiaan dalam bergaul dengan siapapun akan terasa nikmat, karena tidak mengharapkan sesuatu dari orang lain melainkan kenikmatan kita adalah melakukan sesuatu untuk orang lain (AA Gym)     
 ARSIP  REDAKSI   PROFIL  BUKU TAMU  KONTAK  HOME  ePAPER 
Rakyat Aceh Online : LHOKSEUMAWE - PT Arun Harus Bertanggung Jawab Korban H2S
  Selasa, 19 Januari 2010 | 10:08
PT Arun Harus Bertanggung Jawab Korban H2S

LHOKSEUMAWE-Forum Masyarakat Sipil (FKMS) Untuk Kasus Pencemaran PT. Arun (Sahara, LPL-Ha, Bytra, Limid, LBH Banda Aceh Pos Lsm, Jingki, Sepakat, Tani Bahari, PB-HAM Aceh Utara, JKMA Pase, MaTA Aceh, LBH Masya) meminta PT Arun Tidak Mengabaikan tanggung jawab mereka terhadap masyarakat korban kebocoran gas H2S hari lalu.

Kebocoran gas dari PT. Arun yang terjadi pada tanggal 22-23 April 2009 yang mengakibatkan warga disekitar pengolahan gas, khususnya warga gampong Blang Panyang Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe mengalami berbagai permasalahan. Seperti sesak nafas, mual dan muntah-muntah, hal ini disebabkan terjadinya kebocoran gas beracun sulfur atau yang lainnya.

“Kami menilai ini adalah akibat kelalaian PT. Arun sebagai perusahaan yang didirikan untuk pengolahan gas alam (prosecing) dan pengapalan. Hal ini terbukti dengan hasil uji test Bapedal Aceh pada tanggal 27 April 2009 yang menemukan kandungan H2S sebesar 170 mg/m3 yang berada diatas atas ambang batas/baku mutu,” demikian isi rilis yang dikirim FKMS ke Rakyat Aceh, Senin (18/1).

Maka atas dasar itu Forum Komunikasi Masyarakat Sipil (FKMS) mendesak kepada PT Arun untuk bertanggung jawab atas permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat diseputaran perusahaan tersebut. Selain itu, gas beracun sulfur tersebut disamping menyebabkan gangguan kesehatan juga mengakibatkan kerusakan lingkungan.

Permasalahan ini, sambung FKMS, masyarakat Blang Panyang sudah pernah mengadu kepada pihak PT.Arun dan kepada pihak Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe pada Mei 2009 lalu. Tetapi, hingga memasuki pertengahan Januari 2010 permasalahan tersebut belum ada titik terang.

“Ini membuktikan bahwa PT.Arun, tidak memiliki i’tikad baik untuk menyelesaikan tanggung jawabnya. Serta kurangnya keseriusan dari DPRK Kota Lhokseumawe menanggapi persoalan yang dialami oleh korban H2S tersebut,” ungkap Safwani, Dahlan dan Zulfikar dalam rilisnya.

Menyangkut hal ini, sudah berulang kali disampaikan oleh Forum Komunikasi Masyarakat sipil kepada Dewan baik secara lisan atau berdelegasi langsung. Dimana dalam pertemuan dengan DPRK ( 2004-2009) pada bulan Agustus 2009 telah menyepakati untuk memanggil PT.Arun dan memfasilitasi pertemuan anatar warga dan pihak PT.Arun.

“Dalam audiensi tersebut ada beberapa kesepakatan yaitu pihak legislatif kota Lhokseumawe akan memanggil pihak PT. Arun untuk duduk bersama masyarakat dan eksekutif. Akan tetapi kesepakatan tersebut tidak ada hasilnya,” terang perwakilan FKMS.

Meski masa kerja DPRK lama telah berakhir pada bulan September 2009. Secara administrasi kasus yang telah diadukan oleh masyarakat kepada legislatif 2004-2009 otomatis menjadi tanggung jawab dari anggota legislatif yang baru. Sesuai dengan komisi yang membidanginya.

Selain itu Forum Komunikasi Masyarakat Sipil (FKMS) juga telah mengirim surat kembali kepada anggota legislatif yang baru untuk meminta agar memanggil manajemen PT. Arun untuk duduk bersama.

“Kami Forum Komunikasi Masyarakat Sipil Peduli Kasus Arun meminta kepada DPRK Lhokseumawe untuk memfasilitasi pertemuan multi pihak tersebut.
Dan kepada PT.Arun untuk tidak mengabaikan tanggung jawabnya terhadap masyarakat.

Bila pihak PT.Arun tidak beritikad baik menyelesaikan tanggung jawabnya, FKMS akan mengambil langkah-langkah kongkrit penyelesaian,” tulisnya. (agt)

 
Cetak Berita Ini Berikan Tanggapan Kirim ke teman
  Baca Juga:
  Lanal Didesak Basmi Pukat Harimau
  Politikus Belum Junjung Nilai Demokrasi
  Pelajar Rekam E-KTP
  KIP Pastikan Napi Tetap Punya Hak Pilih
  Lima Kecamatan Rawan Pemilu

 


  Lokakarya Jurnalis Nasional Black Campaign Menghimpit Minyak Sawit
Persaingan minyak nabati begitu ketat di pasaran global. Alhasil,...
 
>> index
JENAYAH
  Ratusan Orang Meninggal Akibat Lakalantas
BANDA ACEH - Angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas setiap tahun...
 
>> index
INTERNASIONAL
  MK Turki Cabut Pemblokiran Twitter
ISTAMBUL - Mahkamah Konstitusi Turki melakukan pencabutan pemblokiran media sosia Twitter....
 
>> index
HOTLINE  

061-7883059

OBIS
  Paramitha: Dahlan Iskan jadi Presiden, Indonesia Lebih Baik
...
 
 Sebelumnya
 
  Dian Sastro Semangat Langsingkan Diri demi Suami
  Kembali Alami Keguguran
  Batal Kawin Karena Video Bugil
 
OLAHRAGA ACEH
  Penonton Setia NBL Kini Tak Perlu Antri Tiket
JAKARTA - Penonton setia Speedy National Basketball League (NBL) Indonesia 2013-2014...
 
>> index
Pemanfaatan naskah sebahagian/seluruhnya dari website ini, mohon mencantumkan kode url http://rakyataceh.com

Alamat Redaksi/Pemasaran/Iklan :
BANDA ACEH: DR. Mr. H. Muhammad Hasan, SP Batoh Banda Aceh, Tlp (0651) 35478

LHOKSEUMAWE: Jl. Baiturrahim No. 15 Tlp. (0645) 42538 Lancang Garam Lhokseumawe.


IP Anda: 54.205.242.179
| Lokasi: Tak dikenal- | Online: 14 User
Copyright © 2005 by