HEADLINE
 
Penelusuran GeRAk Atas Kasus Korupsi 2007-2010
Selasa, 7 September 2010 | 09:56
Palu Hakim Bebaskan Empat Belas Terdakwa
BANDA ACEH–Kurun waktu tiga tahun (2007-2010), palu hakim telah membebaskan 14 terdakwa kasus korupsi. Dan yang paling banyak terjadi di Peradilan...

++Selengkapnya
>> index
Banda Aceh
 
>> index
Lhokseumawe
 
>> index
Nanggroe
 
>> index
Nasional
 
>> index
Opini
 
>> index
Tahukah Anda?
 
>> index
Rubrik Jumat
 
>> index
Topik Terhangat di Forum
 

Punya ide atau pemikiran baru tapi tak tersalurkan? atau punya masalah? Daripada Ngomong gak tentu arah, lebih baik omongin di sini:
Forum Rakyat Aceh
Bicara Apa Saja!


 
"Orang mukmin itu pemimpin atas dirinya. Sesungguhnya ringanlah hisab atas suatu kaum yang menghisab dirinya di dunia.Dan sesungguhnya sukarlah hisab pada hari kiamat atas suatu kaum yang mengambil persoalan ini tanpa hisab" (Hasan Al Bashri)   Insya Allah jikalau hidup kita penuh manfaat dengan tulus ikhlas, maka kebahagiaan dalam bergaul dengan siapapun akan terasa nikmat, karena tidak mengharapkan sesuatu dari orang lain melainkan kenikmatan kita adalah melakukan sesuatu untuk orang lain (AA Gym)     
 ARSIP  REDAKSI   PROFIL  BUKU TAMU  KONTAK  HOME  ePAPER 
Rakyat Aceh Online : Berita Lalu - Parpol Komit Jaga Perdamaian
  Survey SICD
Kamis, 29 Juli 2010 | 10:19
Parpol Komit Jaga Perdamaian

BANDA ACEH -Hasil survey Sosial Institute For Community Development (SICD) menunjukkan bahwa komitmen partai politik di DPR Aceh terhadap perdamian tetap tinggi. Hanya saja, sebagian parpol belum mempunyai komitmen penuh terhadap hadirnya kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat Aceh.

Hal itu disampaikan Direktur SICD T Zukhradi, dalam "launching" survey mengukur komitmen parpol terhadap perdamaian Aceh, Rabu (28/7), dihadiri sejumlah anggota DPRA, pengamat hukum dan politik serta sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Zukhradi mengatakan, dari suvey yang mereka lakukan pada bulan Maret hingga April 2010 itu dengan mengambil 11 sampel responden yang merupakan pimpinan maupun orang yang ditunjuk untuk mewakili partai politiknya."Keabsahan sikap parpol ditunjukkan dari tandatangn responden dn pembubuhan stampel parpol pada lembar kuesioner," imbuhnya.

Dikatakannya, bahwa metodelogi yang digunakan dalam melakukan survey adalah dengan melakukan wawancara dengan mengajukan sejumlah pertanyaan serta pengisian kuesioner oleh responden dengan didampingi anggota tim peneliti.

Dia menyebutkan, ada empat kesimpulan yang didapat yakni tantangan terhadap keberlnjutan damai di Aceh masih ada hal ini seperti sikap sebagian parpol yang belum berkomitmen penuh terhadap hadirnya kesejahteraan dan keadilan.

Untuk mewujudkan komitmen ini ada tiga hal yang harus dilakukan seperti reformasi kelembagaan DPRA, transparansi dan partisipasi publik.Kesimpulan kedua, parpol dari era poltik tetentu memiliki tingkat komitmen perdamaian positif yng berbeda - beda.

Parpol era ordebaru tercatat memiliki tingkt komitmen pling rendah terhadap kesejahteraan dn keadilan. kemudian yang kedua, partai besar di parlemen memiliki pengaruh besar dalam penentun arah kebijakan, termasuk menjaga perdamaian di Aceh, karena secara umum sebuah kebijakan dirancang dan ditentukan dalam fraksi - fraksi.

Sementara partai kecil yang mempunyai kebijakan komitmen penuh terhadap perdamaian, tidak punya pengaruh yang signifikan dalam menentukan subtansi kebijakan.

Selanjutnya, kesimpulan yang terakhir adalah, ternyata perdamaian bukan menjadi landasan parpol dalam membangun fraksi - fraksi di DPRA, perbedaan komitmen keadilan dan kesejahteraan dengan elemen kesejahteraan dan keadilan antar parpol dalam satu fraksi, menguatkan alasan bahwa parpol - parpol membngun konfigursi politik di DPRA dengan landasan pragmatisme demi kepentingan partai politik saja, termasuk mengabaikan pentingnya memelihara perdamaian ayng berkelanjutan di Aceh.

Dikritik
Sementara itu hasil survey yang dilansir SICD ternyata mendapatkan sejumlah kritikan dari sejumlah peserta termasuk dari Pengamat politik Aceh, Mawardi Ismail dan Humam Hamid, keduanya menilai bahwa mengukur komitmen saja tidak dapat dijadikan sebagai sebuah tolak ukur tanpa adanya tindakan yang dilakukan oleh parpol di DPRA.

Mawardi Ismail mengatakan, banyak hal yang dapat dijadikan tolak ukur atau patokan untuk mengetahui apakah perdamaian Aceh akan berlanjut atau tidak, termasuk komitmen untuk menjaga perdamaian itu sendiri. Dan yang lebih penting ukurannya adalah situasi keamanan. (slm)

 
Cetak Berita Ini Berikan Tanggapan Kirim ke teman
  Baca Juga:
  Jelang Idul Fitri
Tim Gabungan Razia Parsel
  Tekad Polda Aceh Tuntaskan Kasus Tipikor
  Empat Begundal Bersenpi Menyaru Tamu
Rumah Kabag Kesra Lhokseumawe Dijarah
  Setahun Buron dan Terlibat Kasus Pencabulan Pembantu
Diciduk di Langkat, Mantan Ketua ATCW Gol
  Aksi Kriminal Jelang Lebaran
Perampok Bersenpi Gasak Pengusaha Properti

JENAYAH
  Lebaran Tak Boleh Gunakan Fasilitas Negara
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan, pemanfaatan fasilitas negara oleh pejabat publik...
 
>> index
BERITA FOTO

Razia Parsel
HOTLINE  

061-7883059

SELEBRITA
  Sehidup Semati dengan Raul
Krisdayanti (KD) mantab berhubungan dengan Raul Lemos. Bahkan, mantan istri Anang Hermansyah itu yakin akan sehidup semati dengan Raul....
 
 Sebelumnya
 
  Siap Ditagih Angpao
  Minder Jadi Orang Indonesia
  Mesra Dicium Dhani
 
OLAHRAGA ACEH
  Kontingen Lhokseumawe Empat Besar
LHOKSEUMAWE-Hasil akhir perolehan medali di kejuaraan Porprov XI di Kabupaten Bireun,...
 
>> index
IKLAN

Situs Berita Harian Sumut Pos




Pemanfaatan naskah sebahagian/seluruhnya dari website ini, mohon mencantumkan kode url http://rakyataceh.com
Redaksi: Jl. Panglima Nyak Makam No.39
Banda Aceh Telp. 0651-7422484

IP Anda: 38.107.191.89
| Lokasi: US-UNITED STATES- | Online: 13 User
Copyright © 2005 by