"Orang mukmin itu pemimpin atas dirinya. Sesungguhnya ringanlah hisab atas suatu kaum yang menghisab dirinya di dunia.Dan sesungguhnya sukarlah hisab pada hari kiamat atas suatu kaum yang mengambil persoalan ini tanpa hisab" (Hasan Al Bashri) Insya Allah jikalau hidup kita penuh manfaat dengan tulus ikhlas, maka kebahagiaan dalam bergaul dengan siapapun akan terasa nikmat, karena tidak mengharapkan sesuatu dari orang lain melainkan kenikmatan kita adalah melakukan sesuatu untuk orang lain (AA Gym)
ARSIP REDAKSI PROFIL BUKU TAMU KONTAK HOME ePAPER
Rakyat Aceh Online : Berita Utama - 1 Ramadhan 11 Agustus
Keputusan Badan Hisab dan Rukyah Aceh Jumat, 30 Juli 2010 | 10:22 1 Ramadhan 11 Agustus BANDA ACEH –Berdasarkan perhitungan Badan Hisab dan Rukyah (BHR) Kanwil Kementerian Agama Aceh, bulan suci Ramadhan 1431 Hijriah diperkirakan jatuh pada 11 Agustus 2010. Ijtima' awal bulan Ramadhan pukul 10.09 WIB, Selasa, 29 Sya'ban atau 10 Agustus 2010 M dimana ketinggian hilal mar'iy untuk markaz Pantai Lhoknga, Aceh Besar ( 5° 27' 59" LU - 95° 14' 32,2" BT ) = 1° 54' 25,28" ( 1 derajat, 54 menit, 25,28 detik) di atas ufuq (garis antara laut dan langit).
Demikian dijelaskan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs A Rahman TB, Lt, Kamis (29/7).Dia menyebutkan, perkiraan hilal akan sedikit sulit terlihat dari tempat pengamatan BHR, Lhoknga, Aceh Besar disebabkan faktor cuaca dan rendahnya posisi hilal di bawah ufuq.
Akan tetapi, pada saat yang sama tim dari Kementerian Agama Pusat, Kominfo, Ormas Islam dan Instansi terkait di tempat dan lokasi lain juga melakukan pengamatan hilal di beberapa titik seperti di Ambon dan Makasar, yang kemungkinan penampakan hilalnya lebih besar, karena ketinggiannya mencapai 3° dari ufuk.
Menurut perhitungan hisab, sebutnya puasa Ramadhan kali ini akan berlangsung selama 30 hari. Artinya, bila 1 Ramadhan di mulai pada tanggal 11 Agustus 2010, maka akan berakhir pada 9 September. Karena pada saat ijtima’ awal syawal 1431 H yang terjadi pada pukul 17.31 WIB, Rabu, 29 Ramadhan 1431 H, tepat 8 September, dari posisi pengamatan di Gedung BHR Lhoknga, Aceh Besar, posisi hilal masih - 3° 01’ 15’’ (minus 3 derajat, 1 menit, 15 derik) di bawah ufuq.
Bila hilal tidak tampak, maka puasa disempurnakan menjadi 30 hari, maka 1 Syawal 1431 H jatuh pada 10 September 2010.A. Rahman TB, Lt, menambahkan, seperti biasa, setiap tim yang melakukan pemantauan hilal akan memberi laporan kepada Menteri Agama RI, yang kemudian menetapkan awal Ramadhan 1431 dalam sidang isbat bersama para ahli dan perwakilan ormas Islam di seluruh Indonesia di Jakarta.
Artinya, untuk kepastian 1 Ramadhan 1431 H, kita tetap menunggu keputusan lewat pengumuman resmi Menteri Agama RI.Ia juga berharap, ramadhan kali ini hendaknya dapat menjadi momentum refleksi bagi diri pribadi dan bangsa ini dan tentunya harus lebih baik dari Ramadhan tahun-tahun sebelumnya. (din)
JENAYAH
BERITA FOTO
SELEBRITA
OLAHRAGA ACEH
IKLAN
Pemanfaatan naskah sebahagian/seluruhnya dari website ini, mohon mencantumkan kode url http://rakyataceh.com