HEADLINE
 

Qanun Hukum Jinayat Berlaku Bagi Semua Orang di Aceh
BANDA ACEH - Penerapan Qanun Aceh Nomor 7 Tahun 2013 tentang Hukum Acara Jinayat, yaitu sanksi hukum bagi para pelaku pelanggaran...

++Selengkapnya
>> index
CAKRADONYA
 

Sambut HUT ke- 809, Pemko Berikan Banda Aceh Madani Award
BANDA ACEH – Pada 22 April 2014 mendatang, Banda Aceh genap berusia 809 tahun. Usia yang tergolong cukup tua untuk...

++Selengkapnya
>> index
MALIKUSSALEH
 

Lanal Didesak Basmi Pukat Harimau
LHOKSEUMAWE- Aparat Lanal Lhokseumawe yang selama ini berhasil menangkap kapal asing yang masuk ke perairan Aceh juga didesak menangani maraknya pemakaian...

++Selengkapnya
>> index
NAGGROE
 

Pengiriman Nilai Ujian Sekolah Lebih Awal Dibantah
TAPAKTUAN-Sejak sepekan terakhir suasana heboh menyelimuti dunia pendidikan Aceh Selatan. Kalangan masyarakat menuding pihak dinas mengirim nilai Ujian Sekolah (US)...

++Selengkapnya
>> index
NASIONAL
 

Polri Biayai Makan 54 ABK Thailand
Meulaboh - Kepolisian Resort (Polres) Aceh Barat lakukan patungan uang untuk menutupi pembiayaan komsumsi bagi 54 Anak Buah Kapal (ABK) Thailand...

++Selengkapnya
>> index
DO YOU KNOW?
 
>> index
"Orang mukmin itu pemimpin atas dirinya. Sesungguhnya ringanlah hisab atas suatu kaum yang menghisab dirinya di dunia.Dan sesungguhnya sukarlah hisab pada hari kiamat atas suatu kaum yang mengambil persoalan ini tanpa hisab" (Hasan Al Bashri)   Insya Allah jikalau hidup kita penuh manfaat dengan tulus ikhlas, maka kebahagiaan dalam bergaul dengan siapapun akan terasa nikmat, karena tidak mengharapkan sesuatu dari orang lain melainkan kenikmatan kita adalah melakukan sesuatu untuk orang lain (AA Gym)     
 ARSIP  REDAKSI   PROFIL  BUKU TAMU  KONTAK  HOME  ePAPER 
Rakyat Aceh Online : Berita Utama - Warga Hajar Bencong Penghibur Cafe
  Lewat Jam Batas Berkunjung
Senin, 10 Januari 2011 | 10:52
Warga Hajar Bencong Penghibur Cafe

LHOKSEUMAWE-Aksi nyanyi-nyanyi bersama di Cafe Idaman, Minggu (9/1) dinihari berakhir kisruh. Sekelompok warga Mon Geudong datang menyerbu lokasi, yang berada di pinggir krueng Cunda pinggiran desa tersebut. Bahkan mereka sempat memukuli sejumlah pengunjung, serta seorang bencong biduan sebagai penghibur di TKP.

Akibat amuk massa tersebut, dua korban pemukulan terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Pemukulan ini dipicu lantaran pemilik cafe yang menyalah, dituding melanggar batas jam berkunjung. Sehingga dianggap melanggar normatif agama dan adat, yang berlaku di desa tersebut. Apalagi diduga lokasi cafe, sering menjadi ajang transaksi untuk mendapatkan wanita dan waria.

Akibat dari kejadian penganiayan kemarin, Budiman alias Bella (19) dan pekerja cafe Ica, dirawat di rumah sakit PMI Aceh Utara. Selain itu dua pekerja lainnya yakni Hendriani dan Tiara, turut mengalami hal serupa. Polisi yang menerima laporan masyarakat, segera terjun ke lokasi. Selanjutnya seluruh korban diamankan dan diboyong ke rumah sakit.

Atas insiden tersebut, Kapolres Lhokseumawe AKBP Kukuh Santoso, melalui Kapolsek Banda Sakti Iptu Ibrahim Prades mengatakan sedang menyelidiki peristiwa.
“Informasi yang kita terima, bahwa kejadian itu dipicu dari kekesalan masyarakat. Sebab cafe Idaman dinilai, telah melanggar nilai dan norma-norma adat dan agama. Menurut warga diduga cafe tersebut dijadikan tempat transaksi WTS dan waria,” ungkap kapolsek yang didampingi kanit reskrimnya Bripka Zamzami.

Sambungnya sebelum kejadian, sudah beberapa kali sejumlah pemilik cafe dipanggil. Tujuannya untuk diberi arahan, oleh pihak aparatur desa. Mereka diminta untuk dapat menjaga norma-norma dan ketentuan agama. Serta pemilik diwajibkan tidak membuka lagi usahanya, di atas pukul 24.00 wib.

“Sejauh ini belum ada pihak keluarga korban, yang melaporkan keberatan dan pengaduan kepada kami,” ucap kapolsek saat ditanya kenapa pelaku pemukulan belum ada yang ditangkap.Sementara itu, salah seorang korban pemukulan, Budiman alias Bella (19) masih dirawat intensif di RS PMI Aceh Utara. Dirinya ditemani oleh ibu kandungnya, Nurhayati (42) terus saja menangis. Pasalnya kondisi si anak masih sangat lemah dan sulit berkomunikasi. Malah sempat tidak sadar beberapa waktu saat di rumah sakit.

“Tadi anak saya sempat bercerita sebentar, tentang kejadian yang dialami. Lalu dadanya terasa sesak dan dia langsung pingsan. Sejauh ini korban belum bisa makan, karena mulutnya terluka akibat pukulan warga,”ucap Nurhayati.

Ditanya perasaannya, ibu kandung Bella sangat sedih dan kecewa dengan kondisi tersebut. Dia mengutuk keras pelaku, bahkan meminta agar pihak kepolisian memproses insiden tersebut.Keluarga jelas terpukul dengan kejadian ini, Sebab Bella yang menjadi tulang punggung mereka. Nurhayati pun mengaku, kalau anaknya berperangai seperti wanita. Bahkan berteman dengan sejumlah waria lain. Kelakuan tersebut memang sudah tabiat korban sejak dirinya kecil.

“Tapi dalam setahun terakhir ini, Budiman mulai terlihat berubah. Dia tidak lagi berpakaian wanita kalau keluar rumah. Dia juga berkata ingin berubah dan hanya ingin mencari uang lewat salonnya saja. Pada malam itu anak saya pergi dengan empat temannya ke cafe tersebut. Pakaian yang dipakainya sangat sopan dan tidak menyolok,” ujar Nurhayati.

Sementara itu salah seorang korban lainnya yakni Ica telah keluar dari rumah sakit. Menurut pihak rumah sakit korban menderita luka sekitar matanya. Tapi pihak keluarga telah membawa korban pulang sejak pagi hari.

Pemilik cafe idaman, Suryati (40) mengakui insiden di tempat usahanya tersebut. Namun warga tidak merusak fasilitas yang ada di cafe.“Saya terkejut melihat kedatangan warga tadi malam dan langsung masuk. Padahal saat itu kami akan tutup dan telah mematikan musik karoke. Tapi mereka memukul pengunjung yakni Budiman, serta masuk ke kamar cafe,” ucap Suryati.

Menurutnya lagi, ia tidak melanggar aturan ataupun adat yang diberlakukan oleh masyarakat. Dia hanya berjualan layaknya orang lain dan tidak menyediakan fasilitas untuk mesum. Apalagi lokasi cafe terbuka dan tidak ada sekat pembatas.

“Kita diperbolehkan berjualan 24 jam, tapi tidak boleh ada musik hingga pukul 24.00 wib. Sudah diikuti aturan tersebut, tapi tadi malam tak tahu tiba-tiba datang massa. Meski kejadian tadi malam, kami tetap membuka usaha ini. Sebab kalau tidak berjualan bagaimana untuk menghidupi keluarga. Intinya saya tidak membuat pelanggaran syariat di cafe,” paparnya.(agt)


 
Cetak Berita Ini Berikan Tanggapan Kirim ke teman
  Baca Juga:
  Korban Kebakaran Desa Nampaan Sudah Jatuh Tertimpa Tangga
  Pelayanan Kesehatan Gratis Sentuh 4,8 Juta Penduduk
  Cuaca Buruk, Panglima Laot Warning Nelayan
  Melongok Gemerlap Kaum Lesbian di Kota Tua Antara Butchy dan Femme, Mereka Cari Sandaran Hidup
  Tuna Netra Pilih Netra Golput

 


  Lokakarya Jurnalis Nasional Black Campaign Menghimpit Minyak Sawit
Persaingan minyak nabati begitu ketat di pasaran global. Alhasil,...
 
>> index
JENAYAH
  Ratusan Orang Meninggal Akibat Lakalantas
BANDA ACEH - Angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas setiap tahun...
 
>> index
INTERNASIONAL
  MK Turki Cabut Pemblokiran Twitter
ISTAMBUL - Mahkamah Konstitusi Turki melakukan pencabutan pemblokiran media sosia Twitter....
 
>> index
HOTLINE  

061-7883059

OBIS
  Paramitha: Dahlan Iskan jadi Presiden, Indonesia Lebih Baik
...
 
 Sebelumnya
 
  Dian Sastro Semangat Langsingkan Diri demi Suami
  Kembali Alami Keguguran
  Batal Kawin Karena Video Bugil
 
OLAHRAGA ACEH
  Penonton Setia NBL Kini Tak Perlu Antri Tiket
JAKARTA - Penonton setia Speedy National Basketball League (NBL) Indonesia 2013-2014...
 
>> index
Pemanfaatan naskah sebahagian/seluruhnya dari website ini, mohon mencantumkan kode url http://rakyataceh.com

Alamat Redaksi/Pemasaran/Iklan :
BANDA ACEH: DR. Mr. H. Muhammad Hasan, SP Batoh Banda Aceh, Tlp (0651) 35478

LHOKSEUMAWE: Jl. Baiturrahim No. 15 Tlp. (0645) 42538 Lancang Garam Lhokseumawe.


IP Anda: 54.81.80.46
| Lokasi: Tak dikenal- | Online: 15 User
Copyright © 2005 by