HEADLINE
 

Qanun Hukum Jinayat Berlaku Bagi Semua Orang di Aceh
BANDA ACEH - Penerapan Qanun Aceh Nomor 7 Tahun 2013 tentang Hukum Acara Jinayat, yaitu sanksi hukum bagi para pelaku pelanggaran...

++Selengkapnya
>> index
CAKRADONYA
 

Sambut HUT ke- 809, Pemko Berikan Banda Aceh Madani Award
BANDA ACEH Pada 22 April 2014 mendatang, Banda Aceh genap berusia 809 tahun. Usia yang tergolong cukup tua untuk...

++Selengkapnya
>> index
MALIKUSSALEH
 

Lanal Didesak Basmi Pukat Harimau
LHOKSEUMAWE- Aparat Lanal Lhokseumawe yang selama ini berhasil menangkap kapal asing yang masuk ke perairan Aceh juga didesak menangani maraknya pemakaian...

++Selengkapnya
>> index
NAGGROE
 

Pengiriman Nilai Ujian Sekolah Lebih Awal Dibantah
TAPAKTUAN-Sejak sepekan terakhir suasana heboh menyelimuti dunia pendidikan Aceh Selatan. Kalangan masyarakat menuding pihak dinas mengirim nilai Ujian Sekolah (US)...

++Selengkapnya
>> index
NASIONAL
 

Polri Biayai Makan 54 ABK Thailand
Meulaboh - Kepolisian Resort (Polres) Aceh Barat lakukan patungan uang untuk menutupi pembiayaan komsumsi bagi 54 Anak Buah Kapal (ABK) Thailand...

++Selengkapnya
>> index
DO YOU KNOW?
 
>> index
"Orang mukmin itu pemimpin atas dirinya. Sesungguhnya ringanlah hisab atas suatu kaum yang menghisab dirinya di dunia.Dan sesungguhnya sukarlah hisab pada hari kiamat atas suatu kaum yang mengambil persoalan ini tanpa hisab" (Hasan Al Bashri)   Insya Allah jikalau hidup kita penuh manfaat dengan tulus ikhlas, maka kebahagiaan dalam bergaul dengan siapapun akan terasa nikmat, karena tidak mengharapkan sesuatu dari orang lain melainkan kenikmatan kita adalah melakukan sesuatu untuk orang lain (AA Gym)     
 ARSIP  REDAKSI   PROFIL  BUKU TAMU  KONTAK  HOME  ePAPER 
Rakyat Aceh Online : Berita Utama - “Saya Terangsang Saat Dipijit Emak”
  Anak Setubuhi Ibu Kandung Sampai Hamil
Ahad, 27 Juli 2008 | 13:56
“Saya Terangsang Saat Dipijit Emak”

KASUS inces yang dilakukan Sum dan anaknya, Fer, masih menjadi perbincangan hangat di Dusun II Sarimulyo, Desa Kasang Solok, Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, kemarin.

Sebagian besar warga desa tersebut mengaku tidak menyangka keduanya bisa berbuat senekad itu.
Di dusun itu Sum hidup menjanda sejak 14 tahun lalu. Dia sempat dua kali menikah, dengan Umar dan Sunarto. Namun kedua pernikahan itu berakhir dengan perceraian. Dari perkawinannya dengan Sunarto, dia dikaruniani dua anak, Yatno (20) dan Fer (16). Sedangkan dengan Umar, dia dikaruniai dua anak lagi, yakni Kobari (12) dan Surati (9).

Setelah bercerai dengan kedua suaminya, Sum tinggal bersama dua anaknya, buah dari perkawinan dengan Sunarto, Yatno dan Fer. Sedangkan dua anaknya dari Umar dititipkan di rumah orangtua Sum. Sum dan Fer pun baru satu tahun belakangan berkumpul lagi.

Sebelumnya Fer ikut ayah kandungnya di Nipah Panjang. Karena rindu dengan ibunya, dia pun memilih kembali dan membantu Sum menjadi buruh tani sewaan. Fer yang tidak tamat SD ini pun tinggal berdua dengan ibunya, sedangkan kakak tertuanya bekerja di luar Jambi.

Fer yang ditemui koran ini di Polsek Kumpeh Ulu, sore kemarin, mengungkapkan awal mula terjadinya perzinaan tersebut. Menurut Fer, dia sudah empat kali melakukan hubungan intim dengan ibu kandungnya itu. Kejadian pertama mereka lakukan pada November 2007.

Menurut Fer, saat itu dia sedang sakit akibat kecapekan. Lalu sang ibu membantu memberi obat. Dia diminta tidur di sebelahnya dan Sum memijit kepalanya. Mendapat pijatan dari ibunya, diam-diam Fer terangsang. Dia membayangkan film porno di handphone (HP) temannya. “Karena tidak tahan, saya langsung memeluk mak.

Dia (Sum, red) sempat marah dan nampar saya. Tapi tidak saya hiraukan,” kata Fer polos. Selanjutnya Fer terus menggerayangi tubuh ibu kandungnya itu. Tindakan Fer ini rupanya membangkitkan gairah Sum yang sudah 14 tahun menjanda dan mungkin tidak pernah disentuh laki-laki. Karena sudah dirasuki nafsu setan, keduanya pun melakukan hubungan intim.

“Bulan November itu dua kali kami melakukan (hubungan intim),” kata Fer. Merasa aman, hubungan terlarang itu pun berlanjut. Menurut Fer, pada Januari 2008 lalu mereka mengulangi perbuatan tak senonoh itu. “Kami melakukannya suka sama suka,” ujarnya. “Sekitar empat kali kami melakukan.” Dengan polos Fer juga mengakui bahwa anak yang dikandung ibunya itu adalah buah dari perbuatan mereka. “Mak saya itu hamil delapan bulan. Dalam perutnya itu adalah anak saya,” katanya kepada koran ini.

Sementara itu merebaknya kasus inses terjadi di Jambi mendapat perhatian serius dari banyak pihak. Menurut dr Asianto Supargo, psikiater RS Theresia, fenemona terjadinya inses ini salah satunya disebabkan oleh tingkat pendidikan yang rendah.
Karena rendahnya pendidikan, lanjut dia, para pelaku kurang memahami dampak yang ditimbulkan oleh inses. Selain itu adanya kesempatan menjadi hal yang paling utama penyebab terjadinya perilaku menyimpang tersebut.

“Saling membutuhkan antara satu sama lain, karena kesepian bisa juga menyebabkan terjadinya hal ini,” kata Asianto. Menurut dia, bayi yang lahir akibat hubungan inses kemungkinan besar akan mengalami cacat, bisa cacat mental atau cacat fisik.

”Hal ini dikarenakan adanya sebagian kromosom ibu yang juga terdapat pada sang anak, sehingga menyebabkan suatu anomali (kelainan),” jelas dokter bertubuh jangkung ini. Upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya inses, menurut dia, adalah sosialisasi agar masyarakat lebih mengerti bahwa hubungan sedarah itu tidak baik dari sisi psikologis maupun kesehataan.

Agama juga sangat perlu ditanamkan dengan baik kepada anak, karena agama merupakan dasar. Selain itu pola asuh yang diterapkan dalam keluarga juga harus dijaga dengan apik. Menyikapi masalah ini, Asianto mengimbau pemerintah agar lebih rutin melakukan penyuluhan mengenai perilaku menyimpang ini, khususnya kepada masyarakat di daerah pelosok.

Pandangan hampir sama juga dikatakan Dian Apriyatni, psikolog dari Fasya Progressive Consultant. Menurut dia, fenomena inses terjadi karena kondisi di dalam rumah tangga yang tidak memiliki privasi. “Jangan karena sama ibu sendiri kita berbuat seenaknya atau sebaliknya,” katanya. Kurangnya penanaman sikap menjaga kesopanan antarkeluarga, menurut dia, juga menyebabkan inses dapat terjadi kapan saja.

“Untuk itu antara kakak dan adik, anak dan ibu, anak dan ayah, harus tetap diterapkan norma kesopanan,” tegasnya. Dia menilai tingkat moralitas masyarakat dewasa ini yang jauh menurun juga merupakan penyebab terjadinya perilaku menyimpang ini.

Ditambah lagi tontonan televisi yang semakin hari semakin mengabaikan norma kesopanan. Di sisi lain, lanjut dia, fenomena inses ini secara psikologis menyebabkan trauma yang mendalam bagi korban maupun pelaku. “Dengan orang lain saja bisa fatal traumanya, apalagi dengan anggota keluarga sendiri,” katany.

Untuk membantu menghilangkan trauma tersebut, menurut Dian, sementara waktu korban dan pelaku inses lebih baik tidak saling kontak terlebih dahulu. Di samping itu dukungan moril dari lingkungan sekitar juga sangat dibutuhkan agar perilaku menyimpang tersebut tidak terulang kembali.

Sama dengan Asianto, menurut dia, yang paling penting untuk menghindarkan diri dari perbuatan inses adalah pendidikan agama. “Agama merupakan dasar terpenting untuk kita bertindak,” terang Dian. Selain itu, orangtua sebagai sosok yang dianggap punya peran penting dalam perkembangan pribadi anak diharapkan mampu waspada terhadap orang lain. “Karena kasus inses yang dilakukan oleh paman sendiri juga sering terjadi, makanya kewaspadaan orangtua sangat dibutuhkan,” pungkasnya. (jpnn)

 
Cetak Berita Ini Berikan Tanggapan Kirim ke teman
  Baca Juga:
  Korban Kebakaran Desa Nampaan Sudah Jatuh Tertimpa Tangga
  Pelayanan Kesehatan Gratis Sentuh 4,8 Juta Penduduk
  Cuaca Buruk, Panglima Laot Warning Nelayan
  Melongok Gemerlap Kaum Lesbian di Kota Tua Antara Butchy dan Femme, Mereka Cari Sandaran Hidup
  Tuna Netra Pilih Netra Golput

 


  Lokakarya Jurnalis Nasional Black Campaign Menghimpit Minyak Sawit
Persaingan minyak nabati begitu ketat di pasaran global. Alhasil,...
 
>> index
JENAYAH
  Ratusan Orang Meninggal Akibat Lakalantas
BANDA ACEH - Angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas setiap tahun...
 
>> index
INTERNASIONAL
  MK Turki Cabut Pemblokiran Twitter
ISTAMBUL - Mahkamah Konstitusi Turki melakukan pencabutan pemblokiran media sosia Twitter....
 
>> index
HOTLINE  

061-7883059

OBIS
  Paramitha: Dahlan Iskan jadi Presiden, Indonesia Lebih Baik
...
 
 Sebelumnya
 
  Dian Sastro Semangat Langsingkan Diri demi Suami
  Kembali Alami Keguguran
  Batal Kawin Karena Video Bugil
 
OLAHRAGA ACEH
  Penonton Setia NBL Kini Tak Perlu Antri Tiket
JAKARTA - Penonton setia Speedy National Basketball League (NBL) Indonesia 2013-2014...
 
>> index
Pemanfaatan naskah sebahagian/seluruhnya dari website ini, mohon mencantumkan kode url http://rakyataceh.com

Alamat Redaksi/Pemasaran/Iklan :
BANDA ACEH: DR. Mr. H. Muhammad Hasan, SP Batoh Banda Aceh, Tlp (0651) 35478

LHOKSEUMAWE: Jl. Baiturrahim No. 15 Tlp. (0645) 42538 Lancang Garam Lhokseumawe.


IP Anda: 54.242.200.172
| Lokasi: Tak dikenal- | Online: 13 User
Copyright © 2005 by